First Gathering to be One Family

 Gathering Kopri Unesa 


    Sabtu, 17 Mei, Kopri Unesa mengadakan "Gathering" untuk pertama kali di periode 2025 ini.  Istilah Gathering disini merujuk pada makna 'berkumpul' yang bersifat santai, saling berbagi, dan menumbuhkan ide-ide kreatif guna mempererat solidaritas antar anggota. Dilaksanakan secara hangat di Lab Merdeka, acara ini dimeriahkan oleh seluruh anggota kopri yang berada di bawah naungan Unesa, yakni; Kopri Pendidikan, Kopri Sosial, Kopri Teknik, Kopri Ekonomie, Kopri Sahabat, Kopri Olahraga, dan Kopri FMIPA. Mereka sangat antusias selama acara berlangsung. Sharing season menjadi kegiatan pembuka, dilanjutkan beberapa fun games, dan diakhiri dengan grilled time. Tiga rangkaian acara sederhana ini mampu meningkatkan rasa keterbukaan dan kebersamaan. 
    Ketua Kopri Unesa, Bu Kop Anjany, menyampaikan dengan adanya "Gathering" ini kita bisa lebih erat, karena kita adalah satu kesatuan, satu rahim untuk satu pergerakan. Mari berproses bersama dan selalu melangkah berdampingan. Harapan serupa juga dikatakan oleh Ketua Kopri Rayon Sahabat, Bu Kop Sabrina "Gathering adalah langkah awal bagi kita semua untuk berproses, manfaatkan sebaik mungkin relasi dan privillege sebagai anggota Kopri. Banyak sekali yang bisa kita dapatkan dari 'rumah' ini. Bukan beberapa, tetapi banyak, bahkan sangat banyak. Jadi mari saling merangkul dan belajar satu sama lain". 
       

Eksistensi Gerakan KOPRI Dalam Mengoptimalkan Peran Perempuan Menghadapi Tantangan Bonus demografis

 

 Sekolah Islam Gender PMII Rayon Sahabat  2023

Oleh : Alifatus Sirrun Nur Bhaiti

Pada tanggal 11-12 November 2023, Kopri Rayon Sahabat mengadakan acara Sekolah Islam Gender II yang merupakan salah satu bentuk kaderisasi Kopri. SIG ini diketuai oleh anggota kaderisasi Kopri dan di selenggarakan secara offline di MWCNU Sidoarjo. Sekolah Islam Gender II Rayon Sahabat tahun ini mengangkat tema “Eksistensi Gerakan KORPRI dalam mengoptimalkan peran perempuan menghadapi tantangan bonus demografis ”. Tema ini diangkat karena dilatarbelakangi kurangnya kesadaran bahwa perempuan memiliki hak di ranah publik dan kompetensi yang sama dengan laki-laki. Pemberian keterampilan, untuk peningkatan kesejahteraan melatihan pelatihan-pelatihan. Oleh karena itu PMII rayon sahabat memberikan pemahaman tentang peran perempuan tersebut. Sehingga nantinya diharapkan setiap individu khususnya perempuan mampu mengembangkan kualitas dirinya melalui pendidikan, pelatihan dan menghargai setiap kekuatan yang ada pada dirinya sendiri agar tercipta kehidupan yang lebih baik.

Adapun acara ini diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh MC, doa, pemutaran lagu Indonesia Raya, pemutaran lagu Mars PMII, Sambutan ketua panitia, sambutan ketua Kopri Rayon Sahabat, sambutan ketua Kopri Komisariat Unesa sekaligus membuka acara SIG II Kopri Rayon Sahabat Unesa. Acara inti adalah penyampaian materi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kemudian pada akhir ditutup dengan pembaiatan semua peserta Sekolah Islam Gender II Rayon Sahabat. Acara pembaiatan ini dipimpin oleh Sekertaris Kopri Cabang Surabaya dan di dampingi oleh Ketua Kopri Universitas Surabaya. Terlaksananya SIG II Rayon Sahabat ini diharapkan adanya kesetaraan antara laki-laki dengan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga kemandirian seperti yang diharapkan oleh masyarakat terutama perempuan terwujud. Peran Kopri dalam pergerakan perempuan yang masif diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi pembangunan Indonesia baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, politik, dan budaya.

 

 

Pelatihan Publik Speaking Kopri Rayon Sahabat Unesa

BARYSA : Belajar Bareng Kopri Raysa #4 

Oleh : Putri Claras Ratna Sari

Pada hari kamis, tanggal 12 Oktober 2023 pukul 15.00 WIB, kopri Rayon Sahabat Unesa mengadakan pelatihan publik speaking yang bertema "Being a Good Master of Ceremony and Moderator" di Joglo Laboratoriun Merdeka Belajar Universitas Negeri Surabaya. Acara ini banyak dihadiri oleh anggota PMII Rayon Sahabat dan segenap mahasiswa-mahasiswi Unesa dari berbagai kalangan yang tertarik untuk memahami dan mengembangkan keterampilan menjadi seorang pembawa acara (master of ceremony) dan moderator yang efektif.

Pelatihan ini dibuka dengan sambutan dari moderator yakni sahabati Putri Claras, yang memberikan sedikit gambaran serta penjelasan mengenai pentingnya peran seorang MC dan moderator dalam menyelenggarakan berbagai jenis acara. Pelatihan ini juga mengundang pemateri terpercaya yakni sahabati Fatimatuz Zahro, beliau ialah seorang praktisi berpengalaman dalam bidang ini. Selain itu, beliau juga berpengalaman menjadi Master of Ceremony specialis Surabaya yang kemudian memberikan presentasi inspiratif mengenai kunci-kunci untuk menjadi MC yang berhasil, termasuk keahlian berbicara di depan umum, mengelola emosi, dan menanggapi situasi yang tidak terduga.

Sahabati Fatimatuz Zahro juga membagikan tips dan trik dalam memoderatori berbagai acara, baik dalam acara formal maupun informal. Narasumber juga memberikan contoh perbedaan bagaimana cara memoderatori dan cara menjadi MC yang baik dan benar, sehingga  para peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman, sehingga menciptakan suasana diskusi yang interaktif dan berdampak. Acara ini ditutup dengan kata penutup dari sahabati Fatimatuz Zahro sebagai narasumber, yang mengungkapkan harapannya agar para peserta dapat menerapkan keterampilan yang telah dipelajari ke dalam kegiatan sehari-hari mereka. Seminar ini pula dianggap berhasil dengan kontribusi positif dari semua peserta dan narasumber. Demikian berita acara ini disusun untuk menjadikannya catatan resmi.


Mengoptimalkan Intelektual Perempuan yang Berjiwa Pemimpin

 KISAH : Kajian Kopri Rayon Sahabat  

Oleh : Indah Tri Widadari 

  Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Rayon Sahabat Universitas Negeri Surabaya mengadakan acara KISAH (Kajian Kopri Rayon Sahabat) dengan tema Eksistensi Kopri dalam “Mengoptimalkan Intelektual Perempuan yang Berjiwa Pemimpin” pada hari Selasa tanggal 18 Juli 2023 bertempat di Laboratorium Merdeka Belajar Universitas Negeri Surabaya. Acara ini dihadiri oleh Sahabati Ica selaku Ketua Kopri Komisariat UNESA sekaligus narasumber KISAH, Sahabat Alam selaku Ketua Komisariat PMII UNESA, Sahabat Firman selaku Ketua Rayon Sahabat, Sahabati Khafika selaku Ketua Kopri Rayon Sahabat serta sahabat-sahabati dari Rayon Sahabat Universitas Negeri Surabaya.

  Kajian tersebut mengandung tiga tema inti, yakni eksistensi Kopri, pemberdayaan intelektual kader serta pemuda yang berjiwa pemimpin. Dalam diskusi Eksistensi Kopri, membahas tentang tujuan adanya Kopri didirikan yakni merupakan benih subur dari salah satu bidang rayon, yakni Biro Keputrian. Eksistensi Kopri juga memyinggung para sahabati bahwa dalam pergerakan, sahabati juga berperan penting pada tubuh Kopri. Oleh sebab itu, perlu disadari bahwa dalam setiap diri sahabati juga termasuk kader Kopri.

 Pada diskusi selanjutnya membahas tentang pemberdayaan intelektual kader. Dewasa ini, seiring berjalannya waktu zaman semakin canggih. Segala akses juga dipermudah, terutama dalam hal menerima informasi. Melalui fenomena tersebut disinggung oleh Sahabat Firman, "Mengingat generasi milenial kini, informasi juga serba instan, lalu apakah masih efisien jika sebelum diskusi disediakan referensi terlebih berupa hardbook?" Pertanyaan tersebut didiskusikan oleh beberapa orang, termasuk Sahabat Alam selaku Ketua Komisariat PMII UNESA. Beliau menambahkan bahwa penyediaan referensi jug dipandang perlu agar sebelum diskusi sudah memiliki suatu gambaran tentang referensi tambahan yang diperlukan. Sahabati Iis juga menambahkan bahwa pengembangan intelektual tersebut juga didasari oleh tiga hal yakni Literasi, Interaksi serta Sosialisasi. Unsur literasi merupakan unsur terpenting sebab sebagai sumber dalam pengembangan intelektual. Sedangkan unsur interaksi dan sosialisasi merupakan kedua unsur yang tidak terpisahkan. Setelah literasi disimpan dan diproses melalui diskusi maka perlu adanya sosialisasi dan interaksi agar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

  Diskusi yang terakhir membahas tentang pemuda yang berjiwa pemimpin. Sesuai pepatah arab, "Setiap orang adalah pemimpin, ialah mereka yang memimpin diri sendiri." Esensi dari pepatah tersebut sangat kental dengan diskusi, sebab jika seseorang tidak bisa memanajemen diri mereka sendiri maka ia belum bisa dikatakan sebagai pemimpin. Oleh karena itu, sikap kepemimpinan paling dasar ialah mampu memimpin diri sendiri dalam memerangi hawa nafsu, memanajemen waktu serta memilah baik itu yang mudharat serta merugikan pada setiap individu. 


 

SEMANGAT KIPRAH KOPRI MEMBANGUN PERADABAN

 MOMENTUM HARI KARTINI

Oleh : Amalia Agatha

 Pada hari Jum’at tanggal 28 April 2023, Kopri Rayon Sahabat Unesa dengan penuh semangat menyelenggarakan acara sharing session yang menjadi salah satu program kerja dari Bidang Kajian Intelektual Kopri Rayon Sahabat dengan mengusung tema “Semangat Kiprah KOPRI Membangun Peradaban”. Acara ini diselenggarakan secara online melalui platform Instagram @koprirayonsahabatunesa dalam rangka memperingati Hari Kartini, dengan tujuan untuk menggugah semangat dan memotivasi sahabat-sahabati Kopri dalam menjalani peran dan kiprahnya dengan mengenang peran inspiratif R. A Kartini sebagai sosok pejuang emansipasi wanita yang telah memberikan kontribusi besar bagi perubahan dan kemajuan peradaban.

 Acara dipandu oleh moderator, dan sahabati Rega Fitriawati sebagai narasumber pada sharing session momentum Hari Kartini ini dengan fokus pembahasan perjalanan dan semangat Kopri dalam membangun peradaban. Dilanjutkan dengan interaksi antara peserta dengan pembicara yang diberikan waktu untuk bertanya dan terakhir ditutup dengan moderator.

 
Acara ini terlaksana dengan harapan tidak hanya menjadi momen berharga, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi setiap sahabati Kopri PMII Unesa untuk terus berkarya dan membawa perubahan positif di lingkungan sekitarnya. Mari bersama-sama membangun peradaban yang lebih baik!

 



First Gathering to be One Family

 Gathering Kopri Unesa       Sabtu, 17 Mei, Kopri Unesa mengadakan "Gathering" untuk pertama kali di periode 2025 ini.  Istilah  G...